Prof DR Sutan Nasomal : Presiden Ri Harap Membangun Kereta Api Wilayah Bogor Puncak Cianjur Akan Mengurangi Kemacetan Dan Meningkatkan Ekonomi

PAJAJARAN NETWORK

- Redaksi

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:15 WIB

5022 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Presiden RI Prabowo Subianto di harapkan masyarakat dapat membuat jalur kereta api Bogor ke puncak Cisarua Cipanas sampai Cianjur Selatan guna membantu mengurangi kemacetan di puncak.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH sebagai pemerhati masyarakat Indonesia menyampaikan kepada media bahwa sangat penting keberadaan jalur kereta api untuk meningkatkan ekonomi dan pariwisata, juga akan mengurangi kemacetan lalulintas yang selama 30 tahun ini terjadi di puncak.

Jakarta, Profesor Sutan Nasomal Yakini Presiden Jenderal Haji Prabowo Subianto demi kepentingan ekonomi kerakyatan kedamaian kenyamanan dan membantu bisnis pariwisata didaerah Bogor Puncak Cianjur jalur Ke Ibukota Provinsi Jawa Barat yaitu Kota Bandung keinginan pembangunan Jalur Kereta Api Bopunjur pasti diwujudkan beliau yth pak Haji Prabowo Subianto presidenku presidenmu presiden kita semua “, ujar Profesor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional Tokoh pemerhati kemasyarakatan dan negara menjawab materi pertanyaan para pemimpin Redaksi media cetak Onlen dalam luar negeri dikantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka dibilangan Komplek Asrama Koppasus Cijantung Jakarta Timur 30/6/2026 via telpon selulernya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH meminta kepada pemerintah pusat RI untuk mewujudkan keberadaan kereta api di banyak wilayah Jawa Barat terutama Bogor puncak Cisarua Cipanas sampai Cianjur Selatan. Maka secara otomatis semua saling tersambung dari jakarta dan wilayah kota kota lainnya.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH sangat yakin bahwa Eropa seperti Jerman atau Jepang mau berinvestasi dalam pembangun kereta api Bogor puncak Cisarua Cipanas Cianjur Selatan. Kondisi perjalanan dari Bogor menuju Cipanas Cianjur sangat lama akibat kemacetan yang panjang. Bisa 7 jam perjalanan akibat kemacetan. Ini sangat tidak ekonomis dan memberatkan masyarakat untuk berwisata. Akibat dampak macet di musim liburan maka masyarakat perkotaan akan pergi ke LN seperti Singapura Malaysia atau Jepang. Padahal Jawa barat memiliki tempat wisata yang lebih bagus tetapi kekurangan penunjang transportasi.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH yakin bila ini terwujudkan maka Negara Indonesia akan menjadi Idola tempat berkunjung serta berwisata baik domistik atau dari Manca Negara.

Eropa memanfaatkan jalur kereta api untuk meningkatkan keuntungan bukan hisapan jempol belaka. Sudah terbukti 65 tahun sangat menguntungkan.
Maka hal ini sangat penting untuk Indonesia.

Semua jalur menuju kelaut yang sangat indah melintasi pegunungan harus disiapkan Presiden RI agar pembangunan bisa merata dan investor asing semakin banyak berminat mengembangkan jalur kereta api.

Indonesia yang sangat indah sudah dikenal dunia tetapi kekurangan jalur kereta api untuk mengurangi kemacetan dan mencegah kejahatan kriminal. Semakin banyak jalur kereta api di bangun akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan menumbuhkan kekuatan ekonomi. Pemerintah Indonesia juga membutuhkan kereta api agar ada penunjang baru untuk masyarakat melaksanakan kegiatan menumbuhkan kekuatan ekonomi hebat.

Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH
Editor : Nofis

Berita Terkait

Karutan Rutan Kelas 1 Jakarta buat Gebrakan Dengan Deklarasi Perang Lawan Pungli dan HALINAR melalui Pendekatan yang Humanis
Profesor Minta Presiden RI Perintahkan Semua Aparatur Negara Di Seluruh Indonesia Tertibkan bendera luntur kusam dan Pasang Bendera Bercahaya Mewarnai Indonesia Merdeka !!!
Usai Diperiksa Kejati DKI, Entjik S. Djafar dan Kuseryansyah Hindari Media, AFPI Disorot
Prof DR Sutan Nasomal Menghimbau Semua Organisasi Pers Melaksanakan Sertifikasi Profesi Wartawan
Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah
Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden
Tanpa Rompi, Tanpa Borgol, Eks Jampidsus Jadi Sorotan: PW GP Al Washliyah Desak Transparansi
Kasubag Umpeg Disdikbud Subang Tinjau Langsung Uji Kompetensi Guru di SMPN 4 Subang

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:51 WIB

Perkuat Kolaborasi, Kapolres Aceh Tenggara Silaturahmi ke Kemenag dan Tandatangani MoU

Jumat, 4 September 2026 - 14:39 WIB

Sabu Disimpan di Saku Celana, Pria 34 Tahun Diamankan Sat Resnarkoba Polres Aceh Tenggara

Kamis, 3 September 2026 - 16:37 WIB

Gerak Cepat Satresnarkoba, Tiga Pria Diamankan, 20 Paket Sabu dan Satu Paket Ganja Jadi Barang Bukti

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Legalitas Material PT Horas Bangun Persada Terancam Pidana, Mabes Polri dan Polda Aceh Diminta Turun Tangan Proses

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Peredaran Ganja Dibongkar, Polres Aceh Tenggara Amankan 3 Pelaku dan 708,82 Gram Barang Bukti

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Bukan Hanya Mengatur Jalan, Polres Aceh Tenggara Jadi Pelindung Anak Saat Berangkat Sekolah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”

Berita Terbaru